Workshop Pemotongan Hewan Kurban
Workshop Pemotongan Hewan Kurban
Rabu, 13 Mei 2026 di Masjid Al Irsyad Karanganyar Jogja diadakan Workshop Pemotongan Hewan Kurban yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. Workshop/ pelatihan bagi takmir masjid terkhusus panitia qurban perwakilan dari 14 Kemantren di wilayah Kota Yogyakarta ini menggunakan area Masjid AL Irsyad untuk yang kedua kalinya dan diagendakan akan diadakan setiap tahun sebelum hari raya Iedul Adha dan berlokasi di masjid wilayah Kota Yogyakarta secara bergantian.
Pada Workshop kali ini dihadiri oleh Anggota Komisi B DPRD Kota yogyakarta Fajar Kurniawan, S.IP, Kepala Dinas Peternakan dan Pangan Sukidi, S.E., M.Si., Perwakilan dari Mantri Pamongpraja Kemantren Mergangsan, Kepala KUA Kemantren Mergangsan Jaenal Sarifudin, S.H.I., M.S.I. dan nara sumber drh. Sonny Handoko.
Dalam pemaparan Kepala Dinas Peetanian dan Pangan Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa dinas akan melakukan pemantauan kegiatan qurban di setiap masjid diwilayah Kota Yogyakarta selama 5 hari, dimulai sebelum hari raya dan 3 hari tasyrik untuk memastikan kondisi hewan qurban yang sehat tanpa cacat dan penyembelihan dilakukan dengan cara yang benar sehingga menghasilkan daging yang berkualitas baik untuk dikonsumsi masyarakat.
Perwakilan Kemantren Mergangsan Agung Priyanto, S.T (kepala Jawatan Keamanan) mengharapkan dengan adanya workshop/ pelatihan pemotongan hewan kurban ini memberikan solusi setiap permasalahan yang dihadapi pada setiap pelaksanaan qurban, salahsatnya adalah bagaimana cara agar hewan qurban dalam kondisi senyaman mungkin pada saat penyembelihan.
Anggota Komisi B Kota Yogyakarta Fajar Kurniawan, S.IP, mengharapkan peserta acara mengikuti sampai dengan selesai dari pemaparan materi, praktek penyembelihan dan penanganan daging qurban dan akan diajarkan bagaimana cara estimasi potensi daging yang dihasilkan dari hewan qurban sehingga memudahkan dalam estimasi perhitungan daging untuk shohibul dan yang akan dibagikan kepada mustahik. Selain dari beberapa hal tersebut, Fajar Kurniawan, S.IP berharap pada pengurus masjid agar memperhatikan higiene sanitasi terutama dalam penanganan jeroan hewan qurban, jangan sampai pencucian jeroan hewan qurban dilakukan di sungai atau saluran air irigasi, tujuannya agar lingkungan tidak tercemar dan jeroan hewan bersih dan higienis. Untuk menunjang kelancaran dan kemudahan dalam penyelenggaraan qurban, dalam program kerja akan diusulkan dalam Pokok Pikiran (Pokir) Anggota Dewan agar setiap masjid di wilayah Kota Yogyakarta mendapatkan Alat Rebah Sapi (ARS) yang bisa dioperasikan oleh panitia qurban disetiap masjid.
Workshop Pemotongan Hewan Kurban dengan nara sumber drh. Sonny Handoko memberikan materi seputar tata cara penyembelihan hewan qurban mulai dari pemilihan hewan qurban sampai dengan pengolahan atau perlakuan dalam penyimpanan daging qurban. Pelatihan juga dilakukan pemotongan hewan sapi sebagai prakter penanganan qurban dengan harapan pelaksanaan qurban di wilayah Kota Yogyakarta dilaksanakan dengan cara yang benar dan menghasilkan daging qurban yang berkualitas baik.